Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Masyarakat Kunci Utama New Normal, Positif Covid-19 Di Kaltim Tambah 12

Sabtu, 20 Juni 2020 | 13:30 WIB Last Updated 2020-06-20T07:34:18Z


SAMARINDA, Poros Kalimantan - Perkembangan pandemi Covis-19 di Kaltim per 19 Juni 2020 menunjukkan, meskipun kasus positif masih terjadi, namun kasus sembuh juga terus bertambah walaupun hanya 3 kasus, yaitu masing-masing 1 dari Kutai Kartanegara, Balikpapan dan Paser, sehingga total sembuh 313 kasus.

Sementara itu konfirmasi positif ada penambahan 12 kasus, yakni masing-masing 1 dari Kutai Katrtanegara, Kutai Timur dan Samarinda, serta 9 kasus dari Balikpapan, sehingga total 417 kasus. Selain itu ada penambahan 1 kasus meninggal dari Kutai Timur, sehingga total 5 kasus.

Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Virus Corona atau Covid-19 Provinsi Kaltim H Andi Muhammad Ishak ketika kepada media massa melalui virtual zoom cloud di Samarinda, Jumat (19/6) mengatakan, pihaknya senantiasa mengingatkan bagaimana sikap masyarakat mematuhi protokol kesehatan dalam rangka menuju kehidupan normal yang sebelumnya diawali relaksasi pra kehidupan normal.

“Untuk menuju arah tersebut, diperlukan adanya dukungan kepatuhan dari masyarakat. Misalnya dengan selalu mengikuti anjuran pemerintah maupun protokol kesehatan.

Yakni selalu menggunakan masker ketika keluar rumah. Melaksanakan prilaku hidup bersih dan sehat. Rutin mencuci tangan dengan sabun serta menjaga jarak dengan siapa pun ketika beraktifitas,” katanya.

Di tempat terpisah sebelumnya di Kantor Gubernur Kaltim Pj Sekprov Kaltim HM Sa’bani mengatakan, sepanjang kabupaten/kota mampu mengendalikan penyebaran Covid-19 ini, maka untuk memasuki new normal harus benar-benar dimatangkan dengan baik melalui bebepara pertimbangan dan syarat yang harus dipenuhi terlebih dahulu. sehingga pada saatnya nanti masyarakat bisa beradaptasi, dan bisa melakukan aktivitas tapi juga terhindar dari penularan Covid-19.

"Kunci utama dalam memutus mata rantai penularan Covid-19 adalah masyarakat, kalau masyarakat bisa menjalankan atau mematuhi protokol kesehatan dengan baik, maka aktivitas juga bisa dilaksanakan dengan baik walaupun dengan adaptasi yang berbeda dengan sebelumnya," katanya.(don)
×
Berita Terbaru Update