Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 RI Ingatkan Masyarakat Kalsel, Agar Tetap Produktif Ditengah Pandemi

Minggu, 07 Juni 2020 | 18:04 WIB Last Updated 2020-06-07T10:04:45Z
KUNJUNGAN - Menko PMK, Menkes RI dan Ketua Gugus Tugas Covid-19 Pusat, melakukan kunjungan ke Kalsel, Minggu (7/6) siang.

BANJARBARU, Poros Kalimantan - Angka kasus positif Covid-19 yang melonjak di Kalimantan Selatan mendapat sorotan dari Gugus Tugas Percepatan Republik Indonesia.

Kepala Gugus Tugas Pusat, Letjend Doni Monardo memberikan imbauan agar masyarakat Kalsel tetap produktif di kala pendemi.

Hal ini disampaikan saat kunjungan di Gedung Idham Chalid Setdaprov Kalsel, Minggu (7/6) siang. Terkait masalah dan perkembangan pandemi Covid-19 yang terjadi di Kalsel

"Sudah ada 3,7 juta jiwa masyarakat kita yang kehilangan pekerjaan untuk sektor formal dan non formal sangat mungkin lebih banyak lagi," ungkapnya.

Oleh karena itu, Doni mengimbau agar masyarakat mampu disiplin, dalam melaksanakan protokol kesehatan. Sembari kembali produktif walau ditengah pandemi Covid-19.

"Tidak boleh sedikitpun mengabaikan protokol kesehatan. Diharapkan ketika sudah mulai pulih, pendapatan ekonomi masyarakat sudah semakin baik. Sehinga ini dapat membantu mengurangi risiko. Orang yang kehilangan pekerjaan pasti kekurangan biaya, untuk mendapatkan makanan yang berkualitas. Maka imunitas akan rendah dan mudah terpapar oleh Covid," terangnya.

Pada kunjungan bersama tersebut, Doni juga memberikan kewaspadaan kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan. Karena berdasarkan pemaparan, kasus kematian tinggi juga banyak disertai oleh pasien dengan penyakit lainnya.
Sementara itu, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor menyampaikan akan pentingnya meningkatkan kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan, ditengah pandemi Covid-19.

"Jaga jarak, cuci tangan dan pakai masker, budayakan hingga ke pelosok. Serta terus saling mengingatkan untuk mematuhi protokol kesehatan," imbaunya.(why/zai)
×
Berita Terbaru Update