Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Bersatu Tegakkan Disiplin Masyarakat Lawan Covid-19

Rabu, 24 Juni 2020 | 12:00 WIB Last Updated 2020-06-24T04:00:07Z
Danrem 091/ASN Kolonel Inf Cahyo Suryo Putro dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kaltim I Gede Yusa membangun komunikasi TNI, Polri dan Pemerintah menegakkan disiplin masyarakat mencegah penyebaran Covid-19.

SAMARINDA, Poros Kalimantan - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Kaltim I Gede Yusa mewakili Gubernur Kaltim menghadiri acara Komunikasi Sosial dan Silaturahmi Keluarga Besar Korem 091/ASN dengan Aparat Pemerintah dengan tema “Bersatu Menegakkan Disiplin Masyarakat Guna Memutus Rantai Covid-19”, Selasa (23/6).

Gede Yusa mengharapkan dengan komunikasi sosial ini komponen pemerintah dan TNI serta Polri bisa bersatu menegakkan disiplin masyarakat demi memutus rantai penularan Covid-19.

"Komunikasi ini akan lebih menguatkan kebersamaan dan memberikan kekuatan untuk bersama-sama kita menghadapi pandemi Covid-19," kata Gede Yusa di sela acara yang dilaksanakan di Hall Makorem 091/ASN.

Komunikasi sosial diyakini juga akan menciptakan kekuatan dan tekad untuk bersatu-padu dan bergotong-royong dalam memutus rantai penularan Covid-19 di seluruh wilayah Kaltim.

"Kita harapkan sinergi menegakkan disiplin dan mematuhi protokol kesehatan ini akan memutus rantai penularan Covid-19 di Kaltim," tandas Gede Yusa.

Sebelumnya, Komandan Korem (Danrem) 091/ASN Kolonel Inf Cahyo Suryo Putro mengatakan komunikasi sosial dan silaturahmi menegakkan disiplin masyarakat ini penting di tengah kondisi negara yang masih dalam kondisi masa kedaruratan kesehatan masyarakat menuju ke masa pertahanan kesehatan masyarakat yang lebih kuat dalam rangka melawan Covid-19.

"Sementara ini banyak masyarakat yang terpapar Covid-19. Konfirmasi positif tiap harinya mencapai hampir seribu orang. Banyak PHK menambah pengangguran,” tandasnya.

Menghadapi kondisi tersebut, lanjut Cahyo Suryo Putro, tentunya semua harus beradaptasi pada suatu keadaan agar tidak terpapar Covid-19, namun juga tidak terpapar PHK.

"Keduanya harus berjalan paralel menuju suatu tatanan baru (new normal) yang isinya adalah perubahan perilaku kehidupan masyarakat. Kita memiliki modal sosial gotong-royong yang harus diperkuat dengan bersinergi untuk menciptakan suatu prakondisi terjadinya perubahan perilaku masyarakat yang siap memasuki pada tatanan baru," kata Cahyo Suryo Putro.

Tampak hadir Forkopimda Provinsi Kaltim, Forkopimda Kota Samarinda dan kepala instansi linglup Pemprov Kaltim.(don)
×
Berita Terbaru Update