Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

20 tenaga Kesehatan RSUD Hasan Basry yang Sempat Dikarantina, Dinyatakan Negatif covid-19

Sabtu, 06 Juni 2020 | 17:21 WIB Last Updated 2020-06-06T09:21:31Z
ILUSTRASI - Tes SWAB.

KANDANGAN, Poros Kalimantan - Kabar baik berhembus di Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Pasalnya 20 Tenaga Kesehatan RSUD Brigjend H Hasan Basry, telah selesai menjalani masa karantina dan dinyatakan negatif Covid-19.

Hal ini berdasarkan hasil SWAB yang telah dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten HSS dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 HSS.

Seperti yang telah diketahui sebelumnya, seorang Dokter dan 19 orang Perawat RSUD Brigjend H Hasan Basry melakukan karantina. Karena memberikan pelayanan kepada pasien yang belakangan positif Covid-19.

BERIKAN KETERANGAN - Kasubbag Hukum dan Humas RSUD Brigjend H Hasan Basry, Ahmad Raihan memberikan keterangan kepada Poros Kalimantan.

Hal ini diterangkan Kasubbag Hukum dan Humas RSUD Brigjend H Hasan Basry, Ahmad Raihan kepada Poros Kalimantan, Sabtu (6/6) sore.

Dia mengatakan, 20 orang tenaga kesehatan tersebut telah melakukan karantina 14 hari dan melakukan dua kali  tes SWAB. Sejak tanggal 19 Mei 2020 lalu dengan hasil negatif.

"Setelah menjalani karantina 14 hari dan mendapatkan hasil negatif pada 2 kali tes SWAB. Puluhan petugas medis ini akhirnya dapat kembali ke rumah masing-masing dan 3 Juni 2020 mereka sudah kembali bekerja seperti biasa,"terangnya.

Pihaknya juga mengucapkan selamat, kepada seluruh tenaga kesehatan tersebut atas hasil uji SWAB, yang menyatakan negatif.

Dirinya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat  agar ikut aktif dalam menekan penyebaran Covid-19 di HSS.

"Selalu memakai masker bila keluar rumah, menjaga jarak dengan orang lain, menghindari kerumunan, serta rajin cuci tangan. Selain itu semua pasien harus jujur tentang riwayat perjalanan dan kontak dengan orang ketika konsultasi dengan dokter,"imbaunya.(sry/zai)
×
Berita Terbaru Update