Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Berurusan dengan Polisi Karena Bobol Mesin ATM di Rantau, Dua Pemuda ini Akui Terinpirasi Saat Nonton Youtube

Rabu, 29 Januari 2020 | 19:46 WIB Last Updated 2020-01-29T11:46:25Z
BOBOL - Mesin ATM milik Bank BNI di KCP Rantau di Jalan Brigjend H Hasan Basri Kelurahan Rangda Malingkung Kecamatan Tapin Utara bobol. 


RANTAU, Poros Kalimantan - Petugas Bank BNI Rantau Kabupaten Tapin dibuat geger. Pasalnya salah satu mesin Anjungan Tunai Mandiri milik mereka di Kota Rantau.

Usut punya usut aksi tersebut dilakukan oleh dua orang pemuda Muhammad Rieyandi Indra Jaya (24) seorang Mahasiswa  dan Rahmad Fitriansyah (19), keduanya merupakan warga Jalan Pahlawan Desa Rantau Kanan Kecamatan Tapin Utara.

Diakui keduanya aksi nekat ini terinspirasi dari nonton channel di Youtube, untuk menggunakan trik itu.

Kedua nekat melancarkan aksi bobol mesin setor tunai ATM BNI, dengan trik memasukan uang kertas Seribu Rupiah dan menyiramkan air kedalamnya.

"Trik yang mereka lakukan adalah dengan cara memasukan uang kertas seribu sebagai uang pancingan dan menuangkan air ke dalam mesinnya. Dengan niatan membobol isi mesin ATM, keduanya juga mengaku nekat, karena mereka sedang mabuk miras," ujar Kapolsek Tapin Utara Ipda Subroto Rindang Ari Setyawan, kepada Poros Kalimantan Rabu (29/1) di Mapolsek Tapin Utara.

Diterangkan Kapolsek, dengan trik ini kedua pelaku berharap mesin ATM itu rusak dan uang di dalamnya keluar," tegasnya.

Dia menjelaskan, kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (18/1) tengah malam pukul 23.50 di galeri BNI KCP Rantau di Jalan Brigjend H Hasan Basri No 3A Kelurahan Rangda Malingkung Kecamatan Tapin Utara Kabupaten Tapin.

Dalam rekaman CCTV yang diambil pihak kepolisian, dikatahui terekam dua orang laki laki ada di dalam ruangan menutup kepala pakai tudung jaket dan salah satunya menyiramkan air ke mesin ATM.

"Kemudian pada Minggu (19/1) pihak bank melakukan perbaikan karena mesin ATM rusak, setelah dibongkar mesin ATM dalam kondisi basah berair," bebernya.

DIAMANKAN - Dua Pemuda Pembobol Mesin ATM diamankan pihak Kepolisian Polsek Tapin Utara. 


Merasa aneh karena mesin ATM basah, Pada Jumat (24/1) lalu pihak Bank mencek rekaman CCTV. Diluar dugaan dalam rekaman video itu ada dua orang laki laki di ruangan ATM dan secara sengaja menyiramkan air ke mesin ATM.

Polsek Tapin Utara baru menerima laporan dari pihak BNI, pada Selasa (28/1) Kemarin, kurang dari 24 jam Polsek Tapin Utara berhasil mengamankan keduanya, bermodalkan rekaman CCTV dari pihak bank BNI.

"Tadi malam kita sudah sambangi kekediaman para pelaku, namun keduanya tidak ada di rumah. Dan kami bertemu keluarga mereka dan memberikan kebenaran tentang aksi kedua pelaku," jelasnya.

Kapolsek mengakui, akhirnya pada Rabu, (29/1) tadi, kedua pelaku bersama keluarganya datang ke Bank BNI. Setelahnya langsung digiring ke Mapolsek Tapin Utara, diamankan dan dilakukan pemeriksaan.

Dari kerusakan mesin ATM itu pihak Bank BNI KCP. Rantau mengaku mengalami kerugian sebesar 200 Juta Rupiah.

"Keduanya terkait dua pasal, pertama pasal 363 KUHP pencurian dengan pemberatan. Karena, tujuan mereka melakukan pengrusakan itu untuk mengambil uang. Walaupun mereka tidak dapat hasil pada aksinya, karena deliknya formil Pidana pencurian dan pemberatannya. Yang kedua pasal 406 KUHP mereka dikenakan pasal pengrusakan karena ATM yang disiram mengalami kerusakan," tutupnya.(muf/zai)
×
Berita Terbaru Update